English French German Spain Italian Dutch Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Popular Posts

PSSI dan LPI Bersaing Menebar Pencitraan

Friday, November 05, 2010

PSSI dan Liga Primer Indonesia (LPI) sama-sama merencanakan laga amal untuk korban bencana alam di Indonesia. LPI akan menggelar laga amal di dua Kota Jawa Timur (Jatim), sedangkan PSSI mengagendakan uji coba timnas di Yogyakarta.

LPI sebelumnya berencana menggelar dua laga amal dengan melibatkan tim lokal dan amunisi paspor Belanda keturunan Indonesia. Pertandingan pertama antara Persebaya Surabaya kontra amunisi keturunan itu akan dihelat di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Rabu (10/11). Lalu, laga kedua antara tim asing kontra Persema kembali digelar dua hari berikutnya.

General Manager Bidang Liga LPI Arya Abhiseka mengaku optimistis target incomeRp3 miliar sampai Rp4 miliar akan terpenuhi dari dua laga tersebut. ”Kami berharap target itu terpenuhi.Nilai itu cukup realistis. Tapi,pada dasarnya kami berharap lebih. Nantinya pemasukan dari dua laga itu akan diserahkan kepada korban bencana Merapi dan Mentawai. Kami tidak memiliki tendensi apa-apa, selain ingin membantu kesulitan mereka,” ungkap Arya kemarin.

Sumber pemasukan dari laga amal itu terdiri atas penjualan hak siar, tiket dan sponsor. Arya menambahkan, beban pembiayaan semuanya ditanggung LPI. Selain sewa stadion dan biaya keamanan, LPI juga akan menanggung uang saku pemain asing, transportasi, plus akomodasi selama berada di Indonesia. Namun, LPI menolak menyebutkan nilai total dari penyelenggaraan laga amal di dua venuetersebut. ”Kami tetap memberikan uang saku kepada pemain asal Belanda itu dengan besaran nilai normal.

Hal itu wajar karena mereka datang dari tempat jauh.Yang jelas, semua pembiayaan tidak akan mengurangi jumlah pendapatan yang akan diberikan kepada korban bencana.Tapi,kami belum bisa sebutkan nilai total pembiayaannya,” tuturnya. Arya menjelaskan, laga amal itu menjadi media promosi amunisi keturunan tersebut. Sebab, klub anggota LPI juga diberikan kebebasan melakukan tanda tangan kontrak dengan mereka.

Bukan hanya laga amal, LPI juga menambah jumlah dua venue turnamen pramusim pada 22–29 November.Turnamen itu akan digelar di Medan, Jakarta, Semarang, Surabaya, dan Makassar. ”Silakan kalau klub tertarik terhadap mereka.Tidak ada masalah dengan administrasi, seperti ITC. Bagaimanapun, mereka pemain amatir,”kata Arya. Selain LPI, PSSI juga terobsesi menggelar laga amal timnas Piala AFF 2010 bagi korban letusan Merapi. Bahkan,tempat training camp (TC) timnas akan mengalami revisi.

Menjelang uji coba kontra Filipina pada 16 atau 17 November, Merah Putih akan menjalani TC di Bantul,Yogyakarta. Saat berada di sana,Merah Putih akan menggelar uji coba kontra Persiba Bantul pada 13 atau 14 November. Seusai melawan Filipina, timnas juga menggelar TC di Palembang sebelum menghadapi Hong Kong, 21 November.

Lalu, mereka kembali ke Jakarta menjelang uji coba kontra Taiwan pada 24 November. ”Laga ini murni uji coba,bukan laga amal.Tapi,hasilnya diberikan kepada korban letusan Merapi. Hari ini (kemarin) kami akan bahas masalah ini dengan Riedl (Alfred Riedl, pelatih timnas),” pungkasnya.
Read Post | comments

Januari.. AC Milan, Bayern Muenchen dan Ajax ke Indonesia?

Timnas Indonesia berencana menggelar turnamen empat tim pada awal tahun depan.Sedikitnya tiga klub Eropa diklaim PSSI siap ambil bagian dalam turnamen itu.

PSSI menyatakan setidaknya tiga klub Eropa akan berkunjung ke Indonesia pada 6 Januari atau 8 Januari 2011. Mereka adalah AC Milan (Italia), Bayern Muenchen (Jerman),dan Ajax Amsterdam (Belanda). Rencananya mereka dipersiapkan menghadapi timnas U-23 yang akan berlaga di SEA Games (SEAG) 2011. Merah Putihmuda sebelumnya diwajibkan mulai menjalani persiapan pada pertengahan November.

Namun, permintaan itu masih dipertimbangkan Badan Tim Nasional (BTN) yang meminta persiapan dimulai 8 Januari 2011 dengan agenda seleksi pemain. ”Ketiga klub akan berada di Indonesia pada Januari. Nantinya mereka akan menjalani turnamen empat tim dengan timnas U-23,” ungkap Ketua Umum (Ketum) PSSI Nurdin Halid kemarin. Jika turnamen itu terealisasi, Milan dan Bayern setidaknya dua kali pernah beruji coba di Indonesia. Bayern terakhir kali berkunjung ke Indonesia pada 2007.

Saat itu, FC Hollywood– julukan Bayern–berhasil menaklukkan timnas dengan skor 1-5. PSSI juga sebelumnya sempat mengembangkan wacana tentang kedatangan klub Britania Raya lainnya.Mereka adalah Tottenham Hotspur, Chelsea, Liverpool, dan Arsenal.Timnas juga hampir saja beruji coba dengan Manchester United. Hanya, uji coba itu batal karena bom Ritz Carlton dan JW Mariott pada 17 Juli 2009.

”Rencana turnamen empat tim merupakan inisiatif ketiga klub tersebut.Kami pada dasarnya siap saja. Saat ini kami sedang mematangkan perkiraan anggaran,”kata Nurdin. Mengacu pada uji coba timnas kontra Manchester United,saat itu PSSI harus menyiapkan anggaran Rp32,15 miliar. Rinciannya, anggaran Rp19,8 miliar disiapkan untuk membayar match fee, lalu sisanya beban akomodasi dan penginapan.Jumlah itu lebih besar daripada anggaran Rp12 miliar saat mendatangkan Uruguay dan Maladewa.

Nurdin menambahkan, PSSI sedang menyiapkan proposal sponsorshipuntuk turnamen empat tim tersebut. ”Kami sudah berbicara dengan agen mereka. Total anggaran mungkin sudah bisa diketahui beberapa hari ke depan.Yang jelas, kami sangat antusias menyambut permintaan mereka.Sebab,timnas U-23 juga membutuhkan uji coba internasional yang memadai.

Kini tinggal kembali kepada internal PSSI, bagaimanapun harus mencari sponsor dalam waktu yang sempit,”lanjutnya. Sementara itu, timnas Indonesia mengklarifikasi status naturalisasi striker Persib Bandung Cristian Gonzales aman. Merah Putih akhirnya mendapatkan jaminan BTN bahwa proses naturalisasi Gonzales masih berjalan.
Read Post | comments
 
© Copyright Garuda di Dadaku! 2013 - All Rights Reserved | Powered by Blogger.com.